“Membutuhkan Orang lain”

Ditulis di kategori HARAPANKU oleh Dewi pada July 4th, 2009


Pagi hari Sabtu di awal Juli 2009 yang cerah dimulai dengan tertawa-tawa dengan Ibu-ibu ba’da sholat subuh di mesjid Baiturrachim kemudian dengan pembicaraan indah jarak jauh di teras rumah tentang  “nasi uduk” membuat inspirasiku terbangun untuk mengisi web pelabuhan hati ini … sudah sebulan  aku tidak membuka webku karena kesibukan kerja dan hati yang sedang berbunga-bunga… re-born mungkin kata itulah yang lebih tepat..

Baca Selengkapnya »

” Kerendahan hati “

Ditulis di kategori HARAPANKU oleh Dewi pada May 30th, 2009

Sabtu pagi hari aku sedang malas berangkat senam pagi bersama Ibu-ibu kompleks di lapangan Mesjid Baiturrakhim, dan langsung kubaca koran langgananku di rumah yaitu Koran Tempo. Saat kubaca artikel kerendahan hati aku teringat akan Individual Value Based Marketing “The Future of Marketing” dari Pakar Marketing Philip Kotler yang kuhadiri di Hotel Kempinski tanggal 27 Mei yang lalu tentang “Mind, Heart & Spirit”

Artikel kerendahan hati ini pada halaman Tempo Komunitas diawali dengan kata-kata :” Tempat yang bisa digunakan untuk mengubah duniamu adalah hatimu (heart), isi pikiranmu (mind) dan tindakanmu (Acts) Artikel ini kusimpan di pelabuhan hati agar aku selalu dapat mengingatnya karena bermanfaat bagi kehidupan di dunia.

KERENDAHAN HATI

Sebuah cerita, suatu ketika seorang murid bertanya kepada guru: “guru saya tidak mengerti mengapa orang seperti anda berpakaian sangat sederhana. Bukankah dimasa sekarang ini penampilan dipelukan untuk banyak tujuan lain yang baik?’ . Sang guru tersenyum dan kemudian melepaskan cincin dari jarinya dan berkata :” Anakku aku akan menjawab pertanyaanmu, setelah engkau membawa cincin ini dan bisakah menjualnya seharga satu keeping emas ?’”. murid merasa ragu karena melihat cincin guru yang usang dan kusam dan merasa tidak yakin dapat menjual seharga 1 keping emas. Namun gurunya berkata “cobalah dulu siapa tahu berhasil”.

Di pasar tak ada satupun yang mau membeli cincin itu yang telah ditawarkan ke berbagai pedagang yaitu pedagang kain, sayur, ikan, daging dan pedagang-pedagang lainnya semua tidak mau sekeping emas mereka menawar hanya 1 keping perak. Akhirnya murid melapor kepada gurunya “Guru tak ada satu pedagangpun di pasar yang mau membeli dengan sekeping emas” Kemudian guru dengan bijak berkata “pergilah sekarang kamu ke toko emas jangan membuka harga dan dengarkan saja bagaimana took emas memberikan penilaian kepada cincin ini.

Kemudian murid pun dating ke guru seraya berkata “ Guru ternyata para pedagang di pasar tiak tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini, karena pedagang emas ternyata menawar cincin ini dengan seribu keeping emas. Rupanya cincin ini dihargai pedagang emas seribu kali lebih tinggi dari para pedagang di pasar.

Sang Guru menjawab “ itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi muridku. Seseorang tidak bisa dinilai hanya dari pakaiannya. Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman hati dan jiwa seseorang” ungkap guru dengan penuh arif. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menilai seseorang mungkin hanya dari penampilannya, dengan melihat sikapnya ataupun mendengar tutur katanya sekilas. Akibatnya mungkin kita sering keliru karena bisa saja “kemasan” mereka menipu mata dan telinga kita.

Untuk melihat kedalaman dan jiwa seseorang, sebenarnya dibutuhkan kerendahan hati. Banyak orang yang memandang dirinya lebih dari orang-orang lain. Baik dari segi penampilan, bakat, kemampuan yang dimiliki, prestasi, jabatan dan kedudukan yang diraihnya, status hidup, atau popularitas dan prestise.

Hidup dengan kerendahan hati justru akan membuat seseorang lebih menghargai dirinya dan bebas dari perangkap kesombongan. Dengan bersikap rendah hati orang dapat menerima dan menghargai dirinya serta menghargai orang lain, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Jika kita menginginkan kehidupan bersama kita lebih baik, mulailah melakukan perubahan dari diri kita lebih dulu. Kita dapat melakukan sesuatu yang baik bagi orang lain, ketika kita sudah mengalami pembaharuan hati, pikiran dan tindakan kita. Itulah transformasi kehidupan yang seutuhnya. Karena kita harus mengubah dunia ini menjadi lebih baik, dengan kerendahan hati. Mulailah dari diri kita. Memang bukan hal yang mudah, tetapi mungkin untuk dilakukan.

Sumber : Koran Tempo Sabtu 30 Mei 2009 halaman Tempo Komunitas Kolom Inspirasi.

Philip Kotler TERBARU.JPG
     “Miracle Story foto bersama Philip Kotler 27 May 2009 di Indonesia Stock Exchange”

Terima kasih kepada Ibu Friderica Widya Sari Dewi Corsec IDX yg telah mengirim foto ini by email… and thanks to Ibu Nanny D Susilowati Mega Capital..karena tangan Tuhanlah foto ini bisa ada…sesuatu yang tidak mungkin terjadi ternyata bisa terjadi…kun fayakun…

KOMUNITAS SHOLAT SUBUH

Ditulis di kategori HARAPANKU oleh Dewi pada May 21st, 2009

Sudah dua bulan ini aku tidak mengisi web ku….kangen ingin menulis lagi….tapi selalu ada hambatan…kadang-kadang ide menulis datang tapi waktu untuk menulis tidak ada… memang begitulah irama hidup ini apa yang kita akan tuliskan kadang hanya ada dalam pikiran ..sulit untuk diwujudkan…seharusnya tidak boleh demikian yang betul adalah think it..and write/do it…

Di pagi hari di hari kamis libur kenaikan Isa Almasih ..tiba-tiba aku ingin menulis mengenai komunitas ibu-ibu sholat subuh di mesjid Baiturrachim Kav Marinir ..makin lama ibu-ibu yang sholat subuh semakin banyak.. berbeda dengan di mesjid Muhajirin dulu paling banyak 3 ibu termasuk aku…menurut bu Joko kini disana wanita yang sholat subuh hanya berdua ..oo..sepi sekali.. apakah ini ada hubungannya dengan Ustadz yang mengatakan bahwa wanita sholat subuh di rumah ? Dalam acara Kajian Al Qur’an dari ustadz Syaiful Bachri Ahad ba’da Subuh di mesjid Baiturachim ..saat tanya jawab aku menanyakan kepada beliau mengapa Ibu-ibu tidak boleh melaksanakan sholat berjamaah, meramaikan  mesjid untuk beramal sholeh dan belajar lebih komprehensif di Mesjid ?

Dalam Al Qur-an sebagai pedoman hidup manusia secara berulang-ulang tertulis muminin, muminat, muslimin muslimat… yang artinya kaum pria dan kaum wanita harus melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangannya, jangan menjadi kaum pria dan wanita yang munafik..karena setiap pria dan wanita secara individual akan dimintakan pertanggungjawaban di akhirat…sehingga tugas belajar, melaksanakan perintah Allah, melaksanakan amal shaleh dan mencari ridhoNya antara wanita dengan pria adalah sama.. Kucontohkan untuk wanita setengah baya.. sudah tidak mengurus anak kecil lagi, waktu yang ada sangat luang untuk berangkat ke mesjid mengapa harus dilarang?

Jawaban ustadz Syaiful Bachri adalah wanita ke Mesjid diperbolehkan asalkan tujuannya jelas hendak melaksanakan perintah Allah dan mencari ilmu…serta sesuai dengan syariat yaitu tidak memakai wangi2an dan mengeraskan suara untuk menarik perhatian pria  yang sholat di mesjid.

Dan sejak saat itulah banyak ibu-ibu yang melaksanakan sholat subuh di Mesjid Baiturachim ..apabila biasanya hanya Bu Amri, bu Umar, Bu Nursolichin, bu Istiono dan aku kini ada 10 ibu-ibu yang melaksanakan sholat Subuh di mesjid Baiturrachim, sementara prianya ada 35 an sehingga mesjid Baiturrachim menjadi ramai di waktu subuh..

Banyak manfaat yang diperoleh sholat subuh di mesjid antara lain dalam perjalanan dari rumah ke mesjid dengan langsung memakai mukena kita akan teringat suasana di Masjidil Haram Mekah dan Mesjid Nabawi Madinah.. tampak warna-warna putih yaitu wanita berbondong-bondong menuju mesjid .. di perjalanan kita bisa melihat ke langit melihat ciptaan dan kekuasaan Allah berupa taburan bintang-bintang dan cahaya bulan…alangkah indahnya ..suara azan dari mesjid-mesjid terdengar sangat merdu…demikian pula suara langkah kita di keheningan hari…sepi…daan tanpa sadar kita akan melantunkan puji syukur kehadirat Allah atas karunia Allah berupa kesehatan sehinga dapat berjalan menuju mesjid….dengan kondisi sehat dan segar ..

Di Mesjid pula kita dapat khusyuk menjalankan sholat tahiyatul masjid dan sholat Fajar…kemudian suara Imam membacakan ayat-ayat Allah begitu damai.. dan seusai doa ba’da sholat subuh para Ibu bisa dapat berceloteh gembira sebagai pembuka hari yang indah…

Ba’da sholat Subuh kami para Ibu dapat menanyakan kondisi masing-masing apakah dalam keadaan sehat, dan bercerita tentang apa saja sebelum bubar dengan tetawa-tawa.. kami akan merasa kehilangan apabila ada salah satu Ibu tidak hadir sholat subuh dan bila tiga hari berturut-turut tidak hadir tanpa berita maka kami akan menengok bersama-sama…begitupun bila ada warga yang wafat..kami bersama-sama takziah sebentar untuk mendoakan jenazah ..

Dua bulan yang lalu aku bercerita kepada ibu-ibu bahwa aku telah jatuh cinta kepada Syamil Qur’an yaitu Al Qur’an yang diterjemahkan kata per kata.. secara tidak sengaja pada saat ke Toko Buku langganan mereka menawarkan Al Qur’an terjemahan perkata..aku membelinya dan saat kubaca…subhanallah alangkah indahnya terjemahan kata per kata yang ada dalam Al Qur’an..aku ingat 5 tahun yang lalu aku belajar terjemahan per kata dengan Bu Nursolichin dan Bu Fatimah yang dibimbing oleh ustadz zikrullah sangat sulit sekali ..selama 2 tahun setiap hari Sabtu kami baru menterjemahkan per kata surat Al Baqaroh saja..itupun memerlukan konsentrasi yang tinggi..kini dengan membaca Syail Qur’an per kata alangkah mudahnya aku dapat mengerti per kata…Alhamdulillah…

Saat kuceritakan rasa jatuh cinta ini.. ibu-ibu pun penasaran mengapa aku begitu semangat bercerita dan meminta agar ibu-ibu membaca juga…akhirnya ibu-ibu pun membelinya melalui Bu Nursolichin ..dan kini usai sholat subuh kami selalu membahasnya…akhirnya  kami semua telah jatuh cinta pada Al Qur’an yang diterjemahkan per kata..karena semakin dibaca semakin tertarik, semakin ingin lebih dekat untuk lebih memahami…oooo…

Tak lupa setiap selasa malam pun kubawa Syamil Qur’an itu ke mesjid untuk kubacakan kepada murid-muridku saat tausyiah… karena aku ingin Al Qur’an selalu disosialisasikan dicintai, dimengerti kandungan ayat-ayatnya …Al Qur’an itu harus selalu dibaca, dipahami dan diamalkan… bukan untuk hiasan/pajangan saja.. kita semua pria dan wanita mempunyai beban yang sama untuk mengumpulkan bekal menuju akhirat…

Komunitas sholat subuh ini sangat membahagiakan kami … walaupun perbedaan usia ibu-ibu dengan aku sangat jauh tetapi kami dapat becengkerama bersama dengan gembira.bayangkan aku usia 49 tahun seorang karyawati paling muda di komunitas ini karena yang lainnya ibu-ibu rumah tangga/pensiunan diatas 56 tahun…tapi tertawa bersama membuat pipi kami menjadi gembil..dan siang hari dapat dijalani dengan tertawa karena di pagi hari telah dibuka dengan tertawa sehat.. apalagi aku yang selalu mengobrol secara pribadi dan tertawa rileks dengan Bu Amri dokter pensiunan Depatemen Kesehatan  sambil berjalan pulang.. pipi kami berdua semakin gembil…

Aku selalu berdoa dan berdoa, Insya Allah bila umurku masih bertahan di dunia ini sampai aku pensiun 5 tahun yad semoga komunitas sholat subuh ini masih tetap ada bahkan kegiatan kami dapat ditingkatkan lagi dengan sholat berjamaah selain sholat subuh..

Amiin..perkenankan doaku ini ya Allah…

“BANK JUM’AT MALAM”

Ditulis di kategori HARAPANKU oleh Dewi pada April 4th, 2009

Hari Jum.at 3 April aku kurang enak badan..pulang dari kantor jam 17.45 sehingga jam 18.30 sudah sampai rumah.. biasanya dari kantor ba’da magrib sampai rumah jam 20 an ..pintu pagar dan rumah terbuka lebar.. banyak ibu-ibu di teras rumah.. aku ingat hari ini adalah Jum’at malam dan seperti Biasa Bank Jum’at malam buka dari ba’da magrib sampai jam 21 merupakan jadwal memberikan pinjaman bagi ibu-ibu anggota “Bekal Menuju Akhirat”..

Ibu-ibu tersebut duduk sambil mengobrol satu sama lainnya sambil menunggu antrian dan di tangan mereka seperti biasa membawa buku surat nikah, kartu keluarga ada juga BPKB dan Sertifikat tanah sebagai jaminan.. karena untuk mendisiplinkan mereka aku mengharuskan membawa jaminan…untuk yang memberikan jaminan Surat Nikah dan Kartu Keluarga diberikan pinjaman Rp. 300.000,- (tanpa bunga n uang administrasi) dan harus diangsur selama 10 (sepuluh) minggu @ Rp. 30.000,- apabila pembayaran bagus tidak menunggak maka raportnya diberikan nilai A sehingga apabila sudah selesai bisa diberikan tambahan pinjaman lagi maksimal sebesar Rp. 400.000,- seterusnya… untuk jaminan BPKB dan Sertifikat Rumah diberikan pijaman Rp. 1.000.000,- s/d Rp. 1.500.000,- juga tanpa bunga n biaya administrasi harus diangsur juga selama 10 minggu @ Rp. 100.000,- -  Rp. 150.000,- apabila sudah selesai bisa meminjam lagi dengan jumlah yang meningkat …apabila ada tunggakan dalam membayar maka raportnya merah dan sesuai kesepakatan tidak akan diberikan pinjaman lagi…

Dengan diterapkannya aturan Raport dan jaminan sejak tahun 2007 akhir, Bank Jum’at malam hasilnya luar biasa, mereka tidak berani menunggak angsuran lagi ..perputaran pinjaman menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya . ..tercatat setiap Jum’at malam jumlah uang yang dikeluarkan untuk pinjaman berkisar Rp. 7 – Rp. 8 jt an dengan total pinjaman sampai saat ini Rp. 120 juta.. dengan peminjam tercatat sebanyak 225 orang..

Uang Pinjaman tersebut berasal dari tabungan mereka, sumbangan mesjid Baiturrachim (yang telah dikurangi biaya guru) serta dari teman/saudaraku yg menjadi donatur.
Pencatatan simpan pinjam sangat rapi dilakukan oleh Burda keponakanku.. tak terbayangkan bila Burda pergi siapa yang akan melanjutkan administrasi ini ?

Sudah lama aku tidak menginterview mereka yang meminjam.. kutanyakan satu persatu digunakan untuk apa uang pinjaman tersebut.. mereka mengatakan untuk tambahan modal jual getuk… untuk membeli kayu bahan pembuatan lemari…jual sayur…jual nasi uduk..jual snack anak-anak.. untuk bayar uang sekolah, untuk berobat dll…malam ini banyak diantara mereka peminjam yang baru dan beberapa diantaranya sudah meminjam 5 kali…mereka mengatakan Bank Jum’at malam ini sangat membantu mereka menanggulangi kebutuhan..

Wajah mereka terlihat bingung pada awalnya dan berseri-seri saat menerima uang terlihat mereka seperti lepas dari beban berat.. mereka mengucapkan terima kasih dengan nada yang luar biasa dan ingin mencium tanganku sebagai ungkapan rasa terima kasih .kutolak cium tangan mereka dengan memeluk ibu-ibu tersebut dan kukatakan bahwa jangan berterima kasih kepadaku tetapi berterima kasihlah kepada Allah yang telah memberikan jalan keluar atas kebutuhan hidup yang ada.. juga doakan agar aku dan Burda dapat sehat sehingga dapat berjalan lancar …kuminta mereka berdoa khusus untuk Burda (karena Burdalah yang melaksanakan administrasi dengan baik tanpa biaya sesenpun kecuali ingin mendapatkan ridho Allah)..maklum kegiatan simpan pinjam Bank Jum’at Malam yang merupakan bagian dari kegiatan Bekal Menuju Akhirat  ini dilaksanakan tanpa bunga dan administrasi merupakan kegiatan yang murni  hanya mengharapkan  Ridho Allah serta wujud perasaan ingin menolong orang lain yang sedang membutuhkan..

Pada saat melihat wajah-wajah mereka…aku teringat diri sendiri diakhir Maret ini… aku harus melunasi sesuatu yang bukan karena keinginanku tetapi karena peraturan..(selama ini aku memang tidak pernah punya keinginan apa-apa yang melebihi batas kemampuan dan selalu menyesuaikan pendapatan dan keinginan) … tetapi sesuatu ini mutlak harus dilakukan.. aku sangat bingung kemana harus mencari uang dalam jumlah besar (sejak muda aku sangat menghindar meminjam dari Bank)..aku memang tidak pernah mengatakan kesulitan ini kepada siapapun karena malu serta tidak mau menyusahkan orang lain.. prinsipku aku harus bisa mandiri.. dan akibat kebingungan mobilku menabrak pohon dan mobil mercedez Bu Kemala tetanggaku.. (bemper mobilku penyok tetapi Mercy B kemala hanya lecet dan dia tidak menuntutku padahal aku telah siap untuk membawa mercy nya ke Bengkel atas biaya asuransi) …

Disaat aku berwajah sedih.. kakakku Iis menanyakan ada masalah apa ? kujelaskan kesulitanku..dan akhirnya dengan mudah aku diberikan pinjaman untuk melunasi sesuatu itu di awal April ini.. aku berjanji akan melunasi dalam tempo setahun dan memberikan jaminan (bagiku hutang adalah beban yang amat berat yang akan ditanyakan pada saat yaumil hisab) begitupun saat teman angkatanku menanyakan masalahku langsung dia akan memberikan pinjaman saat itu juga…aku sangat terharu yang luar biasa…karena pinjaman itu dalam jumlah besar…mengapa mereka memberikan pinjaman dengan mudahnya? (akhirnya pinjaman dari teman angkatan kutolak dengan halus dan rasa terima kasih yang amat sangat karena kakakku Iis telah lebih dulu meminjamiku).. ternyata pertolongan sangat mudah itu didapat apabila kita mau bicara ..sementara selama ini aku hanya bingung dan bingung…sedih dan sedih..

Tetapi aku sangat yakin bahwa pertolongan itu adalah dari Allah… karena Allah tidak akan memberikan beban kepada umatNya diluar kesanggupannya.. dan pada saat itu akupun membayangkan bagaimana rasa bahagianya murid-murid bila mendapat pinjaman dari “Bank Jum’at malam” pada saat mereka membutuhkan…rasa bahagia itu tentunya akan diucapkan dalam bentuk doa yang terbaik…
Dan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah selasa malam yang lalu telah kuumumkan kepada murid-muridku bahwa mereka boleh meminjam untuk kebutuhan apa saja kecuali kebutuhan konsumtif… terbukti kini yang memenuhi teras rumah lebih banyak dari biasanya dengan kebutuhan yang beragam bukan konsumtif …

Aku berdoa dan berdoa Mudah-mudahan Bank Jum’at malam mendapat ridho Allah dan bermanfaat serta membahagiakan kaum yang membutuhkan… seperti yang pernah aku alami yaitu perasaan sangat berbahagia mendapatkan sesuatu disaat membutuhkan.. Amien…

“PELABUHAN HATI”

Ditulis di kategori HARAPANKU oleh Dewi pada March 26th, 2009

Hari libur nyepi aku sangat bahagia sekali dan sangat bersyukur kepada Illahi.. betapa Allah amat menyayangi hambaNYA…syair lagu Tuhan dari Bimbo memang tepat sekali yaitu ”

Tuhan
Tempat aku berteduh
Dimana aku mengeluh
Dengan segala peluh
Tuhan
Tuhan Yang Maha Esa
Dimana aku memuja
Dengan segala do’a
Aku jauh, engkau jauh
Aku dekat, engkau dekat
Hati adalah cermin
Tempat pahala dosa berpadu
Tuhan
Tempat aku berteduh
Dimana aku mengeluh
Dengan segala peluh

Kata-kata..aku dekat engkau dekat sering kualami dan dengan selalu mendekatkan diri banyak kebahagiaan yang kuperoleh di tahun 2009 ini … seperti biasa apa yang kurasakan dalam hati harus kutuliskan di web pelabuhan hati ini…sebagai tempat curahan hati.. rasanya sulit untuk mencurahkan rasa bahagia, rasa sedih ataupun rasa kecewa kecuali di web tecinta..

Awal Maret aku telah mendapat kabar dari Pa Haryadi bahwa hasil ujian kompre tanggal 20 Desember yang lalu sudah ada tetapi aku tidak berani melihat ke Kampus karena takut tidak lulus.. apalagi Mbak Tien Santoso teman belajar bersama dalam mempersiapkan ujian mengatakan bahwa banyak yang tidak lulus makin ciut hatiku.. terbayang saat ujian bahwa dari 7 mata kuliah yang diujikan 5 mata kuliah kujawab dengan lengkap tetapi 2 mata kuliah kurang sreg karena hambatan waktu… aku sangat takut bila tidak lulus karena kesempatan untuk ujian kompre hanya 2 (dua) kali saja dan bila tidak lulus maka Drop Out… bisa dibayangkan hilanglah kesempatan dan uang kuliah yang nilainya bagiku cukup besar …..

Rabu dua minggu yang lalu saat akan menjemput Key Customer aku sudah akan mampir ke kampus dulu tetapi tidak jadi karena aku takut bila tidak lulus suasana hati yang sedih akan berpengaruh terhadap pertemuan-pertemuanku dengan para Key Customer … karena aku ingin pertemuan-pertemuan dengan para Key Customer dapat berbuah suatu persahabatan berjangka panjang seperti yang telah terjadi selama ini… Alhamdulillah dengan ijin Allah rasa tulus dan ikhlas yang kupancarkan kepada teman-teman baru selalu diakhiri dengan persahabatan murni untuk saling menyemangati, saling menasihati dan saling berdoa…. ini merupakan kebahagiaan yang perlu kutulis juga karena dengan tugas baru ku ini aku banyak mendapat sahabat baru.

Rabu 25 Maret selesai acara peresmian KC Pemuda sebelum ke Kantor aku minta ditemani sahabatku Meiske memberanikan diri mampir ke Kampus dan alhamdulillah ternyata aku lulus.. dikelasku dari 10 peserta 2 tidak lulus (aku sedih Pa Haryadi tidak lulus) , sementara banyak dari kelas lain dari 20 peserta 10 tidak lulus bahkan ada kelas dari 10 peserta hanya 2 yang lulus… Ya Allah betapa bergetar seluruh hatiku ingin langsung sujud syukur… kupeluk Meiske karena rasa bahagia yang meluap maklum beban tugas teori telah selesai..kini tugas berat menanti yaitu harus menyelesaikan disertasi… Ya Allah tolonglah hambaMu ini …mudah-mudahan dapat menyelesaikan disertasi agar cita-cita yang didambakan tercapai…

Rasa bahagia ini kusampaikan kepada sahabat-sahabatku yang telah meminjamkan buku-bukunya dan telah memberikan support padaku.. karena ijin Allah dan support mereka aku dapat menyelesaikan salah satu tugas… dan merekapun dengan antusias mendorong aku untuk menyelesaikan disertasi dengan cepat..

Aku teringat SMS sahabatku yaitu ” kupadukan tauhid dengan kedekatan bersama Allah SWT, setiap kulihat perputaran keadaan. Hari ini kuraih banyak nikmat dan kegembiraan, dan kumohon jauhkan dari musibah dan kesedihan, satu hal yang tidak berubah, saudara n sahabat kita ’kan selalu dalam dekapan kasih sayang, jika kita senantiasa mau tunjukkan kepadanya sikap pesahabatan yang tulus” SMS ini sangat bermanfaat bagiku dalam menghadapi hari-hari dalam kehidupan..

Di hari yang bahagia ini ”kakakku” (kakaknya menikah dengan kakak sepupuku) nun jauh di Jawa Timur sana memberikan informasi harus masuk rumah sakit karena ada penyakit serius yang menimpanya ..aku sangat sedih..sedih sekali..teringat 30 tahun yang lalu saat aku harus berpisah di Bogor karena pebedaan agama.. kami tidak pernah bisa bersatu.. never and never forever.. tetapi rasa persahabatan serta persaudaraan yang tulus dan murni untuk saling berdoa selalu ada diantara kami yang tidak akan pudar oleh waktu… kata-katanya yang selalu kuingat ” itulah Kenyataan hidup.. yang kita mau menjauh ..yang tidak kita mau datang.. tapi betapapun kita harus seperti sungai yang mengalir…ada tebing..ada jeram..tapi akhirnya sampai di muara tujuan” ..tujuan akhir kehidupan… kata lainnya “Bangkitlah dan cerialah, hadapi dan hayati hidup ini dengan tawakal dan syukur, karena Allah akan memberikan kekuatan padamu…dalam kepahitan selalu ada kemanisan..yakinilah itu”

Web Pelabuhan hati ini memang sangat bemanfaat bagiku.. karena selalu dapat mententramkan hatiku.. aku dapat bercerita sepuas hati.. sehinga semboyanku 3 S yaitu Sabar, Syukur dan Senyum dapat selau diterapkan dalam kehidupanku… dan aku sangat beharap bahwa kehidupanku dapat bemanfaat bagi orang lain.. karena hidup ini tidaklah lama .. hanya sekejap saja.. semoga dikehidupan singkat ini ada manfaatnya.
Kalaupun ada yang secara tidak sengaja membaca tulisan-tulisanku di pelabuhan hati ini aku mohon agar tulisan yang ada di webku hanya merupakan cerita pendek… yang sekedar dibaca untuk terus dilupakan…


Dewi Poedjiastuti
Ibu Rumah Tangga, Karyawati dan juga Mahasiswi. Bekerja dan bertempat tinggal di Ibukota Jakarta.  Web site ini merupakan pelabuhan ideku Apa yang kurasakan dan ingin kunyatakan dalam bentuk tulisan ada dalam web site ini. Lebih Detail >>



Kategori :
Posting :
Komentar :


Hak Cipta © 2006-2007 Dewi-Poedjiastuti.com
Webhosting didukung oleh C211 Web Services